Di tahun 2014 dan tahun-tahun sebelumnya, sangat sulit bagi seorang penderita gangguan kelenjar tiroid di Indonesia (yang selanjutnya kami sebut dengan istilah “pejuang tiroid”) terutama yang didiagnosa menderita kanker tiroid untuk dapat bergabung dalam satu perkumpulan pendukung (support group) yang secara spesifik memberikan informasi tentang gangguan kelenjar tiroid.
Berawal dari kendala inilah, timbul pemikiran dari dua penderita kanker tiroid untuk membuat support group sebagai wadah diskusi berbagi duka, semangat dan harapan untuk dapat kembali hidup sehat secara fisik dan psikologis. Support group ini diberi nama Pita Tosca dan disepakati kelahirannya pada tanggal 26 Oktober 2014. Disepakati pula untuk membuat sebutan pejuang tiroid bagi penderita gangguan tiroid.
Disadari bahwa pejuang tiroid tidaklah mungkin berjuang sendiri, disamping mereka ada caregiver yang mendampingi, para tim dokter, dan relawan yang peduli akan kesehatan tiroid. Caregiver dapat dalam hubungan sebagai orangtua, anak atau pasangan hidup (suami/istri). Dokter spesialis onkologi, endokrinologi, gizi klinis, kedokteran nuklir, kandungan, dan psikolog klinis memberikan pendampingan dalam bidang konsultasi medis. Sedangkan relawan yang peduli terhadap kesehatan tiroid membantu para pejuang tiroid untuk tetap memiliki spirit dalam berbagi terhadap sesama pejuang tiroid dan masyarakat awam.